Status Very Important Person tapi kondisi Kelas Emperan

Pelayanan dan kondisi bangunan RSUP M. Djamil Padang sangat memprihatinkan dimana ruang rawat inap very important person atau VIP sangat sederhana tanpa tv dan ac. Padahal ruang itu harus dibayar mahal oleh pasien.

Seperti investigasi Detak pada hari Kamis (17/8) ketika membezuk anak seorang kerabat di ruang VIP anak. Ketika mau memasuki gedung tidak ditemui seorangpun petugas recepsionis.

Kita mencari sendiri sambil membaca tiap tulisan yang ada. Jika ditanya ke keluarga pasien yang berlalu lalang mereka jawab tidal tahun karena sudah kalut dengan kondisi kesehatan keluarga mereka sendiri.

Akhirnya dapat jawaban  bahwa dari seorang petugas di lorong bahwa ruang VIP anak yang dimaksud berada disebelah kiri dari dia berdiri. Benar adanya, kerabat dimaksud ditemukan.

Ketika berada di ruang VIP yang dibayar mahal itu ditemukan tidak ada fasilitas memadai. Hal ini tidak sesuai dengan namanya yang sangat berkelas. Gagang pintu patah dan wartafel tersumbat. Selain itu tidak ada tv dan ruangan remang-remang. Tidak sesuai dengan tarif kamar tersebut yang dibandrol Rp.560.000,- per malam.

Padahal rumah sakit ini sudah meraih penghargaan akreditasi paripurna sejak tahun lalu. Setelah pro­ses panjang yang mele­lah­kan di bawah kepe­mim­pinan Di­rektur Utama (Dirut) Dr. Yu­sirwan Yusuf yang baru dilantik 15 Maret 2016 lalu, RSUP Dr M Djamil Padang akhirnya berhasil meraih akre­di­tasi pari­purna dari Komisi Akre­ditasi Rumah Sakit (KARS).

Prestasi tersebut ditandai dengan penyerahan sertifikat akreditasi paripurna dari Ketua Eksekutif KARS, Dr. dr. Sutoto, M.Kes kepada Dirut RSUP Dr M Djamil pada waktu itu.

Seharusnya statud akreditasi paripurrna itu harus dibarengi dengan kondisi yang paripurna juga.
[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.